Berikut ini merupakan soal dan jawaban beserta
penjelasan dari hasil praktik yang telah di lakukan. Namun sebelum melakukan
praktik ini terlebih dahulu kita harus mensetting komputer. Pada praktikum ini
di gunakan setting jaringan seperti berikut ini :
-
- Login user
dan masuk ke super user dengan perintah
-
- Setting IP
dengan perintah sudo kel3/etc/network/interfaces
- Ketikkan
auto eth1
iface eth1 inet static
address 10.17.0 193
netmask 255.255.255.0
gateway 10.17.0.254
-
- Tekan CTRL +
O untuk save dan CTRL+X untuk close
-
Lakukan
Setting DNS dengan cara mengedit resolv.conf
-
Isi dengan
Name server 10.10.1.1
Name server 10.10.1.10
-
Restart
jaringan dengan perintah sudo
/etc/init.d/networking restart
-
SettingProxy
dengn perintah sudo kel3
/etc/apt/apt.conf.d/proxy
isikan :
acquire :: http:proxy”http:proxy.polsri.ac.id:8080”;
-
Save
-
Lakukan
update dengan perintah apt-get update
-
Install
aplikasi traceroute, nmap dengan perintah
Sudo apt-get
install traceroute dan sudo
apt-get install nmap
-
pastikan
paket openssh dan tcpdump juga telah terinstall
-
jika semua
sudah makan kita dapat mencoba menyelesaikan soal-soal ppraktikum berikut ini :
Soal.
1. Mengecek
konektivitas ke host lain
10.17.0.254
10.10.1.1
202.17.0.1
10.17.4.2
[user@linux]#ping[IP_host lain]
2. Menganalisa
rute paket host dan tujuan. Amati rute paket ke host seperti no 1
Perintah
[user@linux/]# trace route [host_tujuan]
Tulis dan jelaskan output perintah diatas
3. Menganalisa
servis yang membuka port di komputer lokal. Amati port berapa saja yang terbuka
pada komputer anda dengan perintah netstat
[user@linux~]#netstat—listening |more
4. Menganalisa
servis yang membuka port dikomputer anda dengan perintah network mapper. Amati
port berapa saja yang terbuka pada komputer anda dengan nerwork mapper.
[user@linux~]#sudo nmap localhost
5. Menganalisa IP
asal, IP tujuan,port tujuan dalam sebuah koneksi.
Menganalisa
paket dari komputer local
1.
Lakukan SSH ke komputer server
[user@linux/]#ssh[IP_server]
2.
Amati IP asal, IP tujuan, port asal, port tujuan yang anda gunakanpada saat
koneksi tersebut
[user@linux/]netstat
| grep ESTABILISHED
6. Menganalisa IP
asal, IP tujuan,port tujuan dalam sebuah koneksi.
Menganalisa
paket dari komputer local
Lakukan
perintah tcp dump ke komputer server
[user@linux/]#tcp dump –i eth0
Jawaban dan
penjelasan :
1. Hasil tes
ping ke IP adalah :
A.
PING 10.17.0.254 (10.17.0.254) 56(84) bytes of data.
64
bytes from 10.17.0.254 : icmp_req=1 ttl=255 time=0.553ms
--- 10.17.0.254
ping statistics ---
2
packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 1001ms
B.
PING 10.10.1.1
(10.17.1.1) 56(84) bytes of data.
64
bytes from 10.17.1.1 : icmp_req=1 ttl=255 time=0.553ms
--- 10.17.1.1
ping statistics ---
4
packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 3004ms
C.
PING 202.9.69.9 (202.17.0.1)
56(84) bytes of data.
64
bytes from 10.17.0.1 : icmp_req=1 ttl=255 time=0.553ms
--- 202.17.0.1
ping statistics ---
2
packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 1001ms
dari ke 3 hasil tes PING ke 3 IP di atas dapat
diketahui bahwa terdapat balasan.seperti saat PING ke ip 10.17.0.254 Yaitu :
64
bytes from 10.17.0.254 : icmp_req=1 ttl=255 time=0.553ms
Balasan tersebut menjelaskan bahwa pada saat dilakukan
ping ke ip address tersebut maka komputer kita akan mengirimkan internet
control message protocol (ICMP) echo request ke ip address yang dituju. Dan
komputer yang di tuju akan mengirimkan balasan dengan mengirimkan paket sebesar
64 bytes dengan TTL=255
dan time=0.553ms
TTL adalah time to live = angka maximum dari pc ketika mereply
paket ICMP disebut juga latency/delay sedangkan “time=0.553ms” artinya dalam proses ping tersebut dibutuhkan
waktu 0.553 untuk mengirim dan mendapatkan balasan dari komputer tujuan
Pada contoh di atas telah di lakukan ping ke
ip10.17.0.254, ip tersebut merupakan ip gateway. 10.10.1.1 ip tersebut
merupakan ip DNS dan ip 202.9.69.9 merupakan ip server dan semuanya mendapatkan
balasan 2 packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 1001ms artinya
yaitu 2 paket telah di transmisi, 2 di terima dan tidak ada paket yang hilang
dan jumlah total waktu yang di gunakan yaitu 1001ms.
D.
PING 10.17.0.1 (10.17.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from
10.17.0.193 : icmp_seq=1 destination host unreachable
--- 10.17.0.1
ping statistics ---
5
packets transmitted, 0 received, +3errors, 100% packet loss, time 3004ms
pipe 3
E.
PING 10.17.4.2 (10.17.4.2) 56(84) bytes of data.
--- 10.17.1.1
ping statistics ---
(tidak
mengeluarkan hasil)
Pada saat melakukan ping ke ip
10.17.0.1 hasilnya adalah
64 bytes from
10.17.0.193 : icmp_seq=1 destination host unreachable
--- 10.17.0.1
ping statistics ---
5 packets
transmitted, 0 received, +3errors, 100% packet loss, time 3004ms
pipe 3
Artinya bahwa proses ping tidak
mendapatkan balasan dari ip yang dituju sehingga hasilnya “host unreachable”
dan paket telah terkirim sejumlah 5 paket namun tidak ada yang di terima , dan
terdapat 3 error, paket loss 100% dan total waktu yang di butuhkan yaitu
3004ms. Sedangkan proses ping ke ip 10.17.0.1 tidak mengeluarkan hasil.
Pada proses selanutnya adalah
menjalankan perintah traceroute ke ip address yang ada di atas.
2. Traceroute
root@ubuntu:/home/kel2#Traceroute 10.17.0.254
Ø Traceroute to
10.17.0.254(10.17.0.254),30 hops max, 60 byte packets
1. 10.17.0.254(10.17.0.254) 0.503 ms
**
Output
perintah di atas menunjukkan bahwa traceroute ke ip address itu sendiri yaitu
10.17.0.254 dengan jumlah waktu 0.503ms
root@ubuntu:/home/kel2#Traceroute 10.10.1.1
Ø Traceroute to
10.10.1.1(10.10.1.1),30 hops maxs, 60 byte packets
1. 10.17.0.254(10.17.0.254) 0,480 ms
0.987ms 1.205ms
2. 10.2.6.1 (10.2.6.1)0.572ms
0.589ms 0.593ms
3. 10.10.1.1(10.10.1.1) 0.393ms
0.395ms 0.394ms
Output dari
perintah traceroute diatas menunjukkan untuk sampai ke ip 10.10.1.1 komputer
akan melewati ip address gateway terlebih dahulu yaitu 10.17.0.254 lalu di
lanjutkan melewati ip 10.2.6.1 dengan jumlah waktu yang berbeda-beda setiap
hopsnya.
root@ubuntu:/home/kel2#Traceroute 202.9.69.9
Ø Traceroute
202.9.69.9(202.9.69.9)
1.
10.17.0.254(10.17.0.254) 0.982ms 1.185ms 1.406ms
2.
10.2.6.1(10.2.6.1) 0.529ms 0.547ms 0.548ms
3.
***
4.
***
5.
***
6.
Dst
30. ***
Output dari perintah traceroute
diatas menunjukkan untuk sampai ke ip 202.9.69.9 (ip server) komputer akan
melewati ip address gateway terlebih dahulu yaitu 10.17.0.254 lalu di lanjutkan
melewati ip 10.2.6.1 dengan jumlah waktu yang berbeda-beda setiap hopsnya. Dan
terdapat *** sampai dengan 30, artinya terdapar hops (lompatan) sebanyak 30
karena sisanya di blok maka didaftar interface routernya akan ditampilkan * *
*.
root@ubuntu:/home/kel2#Traceroute 10.17.0.1
Ø Traceroute
10.17.0.1(10.17.0.1)
1.
10.17.0.193 (10.17.0.1) 3000.208ms !H 3000.200ms !H 3000.189ms !H
Pada tracerout ke ip 10.17.0.1 saat
pengiriman paket pada ketiga waktu yang di butuhkan untuk mengirimkan paket
tersebut terdapat tanda !H artinya host unreachable. Paket tidak terkirim
karena host yang di tuju tidak ada dalam jaringan.
root@ubuntu:/home/kel2#Traceroute 10.17.4.2
Ø Traceroute
10.17.2.3 (10.17.2.3)
1. 10.17.0.254 (10.17.0.254) 0.578ms
2.012ms 2.230ms
2. ***
3. ***
4. Dst
Pada
traceroute di atas ip melewati gateway terlebih dahulu dan seterusnya merupakan
lompatan * * * sebanyak 30 hops
3.
root@ubuntu:/home/kel2# netstat –listenning |more
Active internet connections (w/o services)
Proto Recv-Q Send-Q Local Address Foreign Address State
Active UNIX domain sockets( w/o servers)
Proto Ref Cnt Flags Type State I_Node Patch
Unix 4 [ ] DGRAM 6618 /dev/log
Unix 2 [ ] DGRAM 7939
Unix 2 [ ] DGRAM 7763
Unix 2 [ ] DGRAM 7492
Unix 3 [ ] STREAM CONNECTED 7298 @/com/ubuntu/upstart
Unix 3 [] STREAM CONNECTED 7295
Unix 3 [] DGRAM 6508
Unix 3 [] DGRAM 6507
Unix 3 [] STREAM CONNECTED 6458 @/com/ubuntu/upstart
Unix 3 [] STREAM CONNECTED 6454
Data di atas merupakan hasil dari netstat
output tersebut merupakan statistic socket yang terbuka yang statusnya
LISTENING.\
- Active internet connections (w/o servers) menjelaskan bahwa jaringan yang terhubung adalah jaringan local dan tidak terhubung dengan internet. Karena jaringan kita berupa jaringan local maka komputer dianggap sebagai server.
- Kemudian pada baris kedua table berisi lalu lintas data yang melalui protocol internet :
- Proto menjelaskan protocol apa yang sedang digunakan oleh soket. Perlu diingat bahwa ada ada 3 jenis protocol yaitu TCP, UDP, RAW. Dalam table diatas terlihat bahwa protocol yang digunakan adalah TCP
- Recv-Q menjelaskan besar paket yang diterima dari buffer antrian dimana satuan yang digunakan yaitu bytes.
- Send-Q menjelaskan besar paket yang dikirim dari buffer antrian, satuannya adalah bytes.
- Local Address merupakan alamat IP komputer yang digabung dengan nomor port yang sedang digunakan.
- Foreign Address sam dengan Local Address, tetapi alamat IP dan Port yang ditampilkan bukan milik komputer local, melainkan milik dari remote host.
- State merupakan status dari socket yang sedang terbuka.
- Active UNIX domain sockets (w/o servers) menjelaskan bahwa socket yang aktif di dalam UNIX
- Baris ke 4 adalah table yang berisikan lalu lintas data yang melalui domain UNIX :
- Proto menjelaskan protocol apa yang sedang digunakan oleh socket. Biasanya protocol yang digunakan yaitu UNIX.
- RefCnt menjelaskan jumlah referensi proses yang terjadi pada socket.
- Flags menjelaskan koneksi socket yang terhubung.
- Type merupakan tipe akses socket. STREAM berarti koneksi soket bertipe aliran data.
- State menjelaskan status dari socket yang sedang terbuka.
- I-Node merupakan ID proses yang sedang berjalan dalam socket.
- Path merupakan tempat proses yang berhubungan dengan socket yang sedang digunakan.
4.
root@ubuntu:/home/kel2# nmap localhost
Starting Nmap 5.21 (http://nmap.org) at 2012-10-04 13.16 WIT
Nmap scan report for localhost (127.0.0.1)
Host is up (0.000013s latency)
All 1000 scanned Ports on
Localhost (127.0.0.1) are closed
Nmap done : IP Address (1host up)
Scanned in 0.19 seconds
Penjelasan dari hasil diatas yaitu :
- Baris pertama merupakan baris yang berisikan informasi waktu dan tanggal Nmap mulai diaktifkan.
- Sedangkan baris kedua Nmap scan report for localhost (127.0.0.1) membuktikan bahwa mesin yang sedang di scanning oleh nmap adalah localhost.
- Host is up (0.000013s latency) merupakan host yang sedang di scanning dan telah aktif dengan waktu delay sebesar 0.000013 detik.
- Nmap done: 1 IP address (1 host up) scanned in 0.19 seconds, pada baris ini menjelaskan informasi tentang port scanning yang sudah dijalankan. Scanning menggunakan nmap telah selesai, telah dilakukan scanning pada 1 IP Address, dan 1 host telah aktif. Waktu yang digunakan dalam proses scanning yaitu 0.19 detik.
5.
Pada soal ke
5 ini akan di lakukan pada 2 terminal yaitu terminal 1 dan 2, untuk ke terminal
1, tekan CTRL+ALT+F1 dan untuk ke terminal 2 tekan CTRL+ALT+F2
Pada terminal 1, ketikkan perintah
ssh
root@ubuntu:/home/kel2# ssh
202.9.69.2
kel2@202.9.69.2’s password:
password tidak di masukkan dan
langsung pindah ke terminal 2, dan hasilnya :
root@ubuntu:/home/kel2#netstat |
grep ESTABLISHED
tcp 0 0 10.17.0.193:35003 lib.polsri.ac.id:ssh ESTABLISHED
Dari hasil di atas dapat dijelaskan
- 10.17.0.193 merupakan IP asal (IP komputer kita) yang telah kita setting pada network interfaces sebelumnya.
- 35003 menandakan port asal yang digunakan
- 202.9.69.2 adalah IP tujuan yang merupakan ip server.
- SSH adalah penamaan yang digunakan untuk port tujuan. SSH adalah protokol jaringan yang memungkinkan proses pertukaran data antara dua perangkat jaringan, bisa dilewatkan dalam satu jalur yang aman. SSH umumnya digunakan di linux atau os unix lainnya untuk bisa mengakses akun shell di komputer remote.
- ESTABLISHED artinya adalah telah terjalin sebuah koneksi yang aman antara ip 10.17.0.193 dengan ip 202.9.69.2 karena sebelunya telah di lakukan perintah ssh pada ip 202.9.69.2
6.
perintahnya
root@ubuntu:/home/kel2#tcpdump -i
eth0
tcpdump: verbse output suppressed,
use –v or –vv for full protected decode
listening on eth0,link-type EN10MB
(Ethernet),capture size 65535 bytes
13:47:36.909228 IP6
feB0::a658:fc25:ee2f:a2ec:dhcpv6-client > ff02::1:2.dhcpv6-server:dhcp6
solicit
13:47:37.013431 IP 10.17.0.193.39008
>10.10.1.1domain: 8225+ PTR? 2.0.0.0.1.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.2.0.f.arpa.
(90)
13:47:37.013927 IP 10.10.1.1domain
>10.17.0.193.39008: 8225 NXDomain 0/0/0 (90)
13:47:37.014129 IP 10.17.0.193.32096
>10.10.1.1domain: 9323+ PTR?
c.e.2.a.f.2.e.e.5.2.e.f.8.6.5.a.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.e.f.ip6.arpa.
(90)
13:47:37.014408 IP 10.10.1.1domain
>10.17.0.193.32896: 9323 NXDomain* 0/0/0 (90)
13:47:37.038319
10.17.0.193.32896> IP 10.10.1.1domain: 53801 + PTR? 1.1.10.10 in-addr.arpa.
(40)
13:47:37.030615 IP 10.10.1.1domain
>10.17.0.193.38273: 53801 NXDomain* 0/0/0 (40)
13:47:37.038319
10.17.0.193.47852> IP 10.10.1.1domain: 27363 + PTR? 193.0.17.10
in-addr.arpa. (42)
13:47:37.038978 IP 10.10.1.1domain
>10.17.0.193.47852: 27363 NXDomain* 0/0/0 (42)
^C
9 packets captured
9 packets received by filter
0 packet dropped by kernel
Urutan Hasil di atas menujukkan
header dari paket yang termonitoring pada eth0
Karena perintah tcpdump –i eth0
berarti kita akan memonitoring setiap paket yang melewati eth0 ,dan setelah
monitoring di hentikan dengan menekan CTRL+C di ketahui bahwa terdapat 9 paket
yang tertangkap dan 9 packets reveice by filter dan 0 packet dropped by kernel.
KESIMPULAN
Dari praktikum yang telah di lakukan
dapat di ketahui bahwa:
1.
Untuk
terhubung ke jaringan terlebih dahulu kita harus mensetting IP address kita,
dan jika ingin terhubung ke internet. Kita harus mensetting DNS dan proxy (jika
jaringan menggunakan proxy).c
2.
Kita juga
harus menginstal terlebih dahulu aplikasi yang akan kita gunakan dalam
melakukan praktik seperti traceroute dan nmap.
3.
Kita dapat
mengetahui bagaimana cara melihat jalur koneksi dengan traceroute, mengamati
port yang terbuka dengan netsat dan nmap, dan juga memonitoring paket yang ada
pada jaringan dengan tcp dump


0 komentar:
Posting Komentar